Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Rabu, 13 Mei 2020

Pembelajaran Daring dengan Kelebihan dan Kekuranganya

Pembelajaran Daring dengan Kelebihan dan Kekuranganya


Penerapan Kuliah berbasis daring memilii kelebihan dan kelemahan, Dalam perkuliahan daring atau kuliah non tatap muka ini, mahasiswa tidak dituntut rutin datang ke kampus dan memenuhi imbauan tentang pelaksanaan kuliah di rumah saja pada situasi Pandemi Corona Covid-19. Kuliah daring  merupakan salah satu sarana pembelajaran interaktif. Dosen dan mahasiswa dapat berkomunikasi dengan menggunakan media internet. Dosen dapat memberikan materi kuliah, baik berupa file, video, maupun tulisan (teks). Dengan kuliah daring, seorang dosen juga bisa mengajar di beberapa tempat secara bersamaan.

Mahasiswa dapat mengikuti kuliah di mana saja dan kapan saja, selama mereka memiliki koneksi Internet. Beberapa materi kuliah bahkan dapat di akses walaupun tidak ada koneksi internet. Pada sistem daring, mahasiswa tetap memiliki jadwal “tatap muka” bersama dosen,. Keaktifan mahasiswa di sini masuk dalam penilaian.

Kelebihan pembelajaran daring adalah: Para Mahasiswa bisa mengikuti perkuliahan kapan pun dan di mana pun sesuai keinginan dan memiliki koneksi internet dengan baik, menghemat biaya transportasi atau pun tempat tinggal. materi Perkuliahan bisa dipilih sesuai tingkat kemampuan dan juga keinginannya, tanya Jawab dalam perkuliahan bersifat fleksibel karena bisa ditanyakan lewat chatinggan baik itu kepada dosen atau teman sekelas, dan waktu masa perkuliahan lebih singkat dibandingkan perkuliahan yang bersifat konvensional.          

Selain memiliki kelebihan, program kuliah daring pun memiliki kekurangan diantaranya adalah : Sangat tergantung pada internet, bila jaringan lambat atau susah sinyal maka proses pembelajaran akan tertinggal terlebih jika sudah mencakup ujian kuliah, sangat tergantung pada sikap displin para mahasiswa, jika kurang disiplin maka akan tertinggal pula dalam pembelajaran, dalam hal interaksi sosial menjadi sulit karena terbiasa sendiri, ada beberapa mata kuliah yang tidak bisa diajarkan secara daring, dan spesifikasi Komputer dan Gaget yang bagus dan memerlukan biaya mahal.



Raih Kemuliaan Ramadhan, Pahami Hikmah dibalik Ibadah Puasa!

Raih Kemuliaan Ramadhan, Pahami Hikmah dibalik Ibadah Puasa!


Akhirnya kita telah tiba di Bulan Suci Ramadhan, dimana nikmat dan rahmat Allah Tuhan Yang Maha Kuasa telah dilimpahkan kepada kita semua. Berikut kami akan berbagi tentang hikmah berpuasa di bulan yang penuh berkah ini. Hikmah berpuasa yang kita dapatkan ini tentunya berkaitan erat dengan amalan puasa yang kita jalani dan tentunya amalan pada puasa ramadhan bukanlah hanya menahan makan dan minum saja, melainkan juga menjalankan amalan ibadah Ramadhan lainnya, seperti bersedekah, Itikaf, Silaturahmi, Menghindari diri  dari yang haram, belajar dan bekerja memnuhi kewajiban dalam aktivitas sehari-hari pun juga termasuk beribadah.
Maka dari itu, agar lebih termotivasi dalam menyempurnakan puasa tahun 2017 ini, kami sajikan untuk Anda 10 hikmah melaksanakan ibadah puasa Ramadhan yang dikutip dari berbagai sumber, selamat menyimak.
1.   Melatih Disiplin Waktu — Untuk menghasilkan puasa yang tetap fit dan kuat di siang hari, maka tubuh memerlukan istirahat yang cukup, hal ini membuat kita tidur lebih teratur demi lancarnya puasa. Bangun untuk makan sahur dipagi hari juga melatih kebiasaan untuk bangun lebih pagi untuk mendapatkan rejeki (makanan).
2.   Keseimbangan dalam Hidup — Pada hakikatnya kita adalah hamba Allah yang diperintahkan untuk beribadah. Namun sayang hanya karena hal duniawi seperti pekerjaan, hawa nafsu dan lain-lain kita sering melupakan kewajiban kita. Pada bulan puasa ini kita terlatih untuk kembali mengingat dan melaksanakan seluruh kewajiban tersebut dengan imbalan pahala yang dilipatgandakan.
3.   Mempererat Silaturahmi — Dalam Islam ada persaudaraan sesama muslim, akan tampak jelas jika berada dibulan Ramadhan, Orang memberikan tajil perbukaan puasa gratis. Sholat bersama di masjid, memberi ilmu islam dan banyak ilmu Islam di setiap ceramah dan diskusi keagamaan yang dilaksanakan di Masjid.
4.   Lebih Perduli Pada Sesama — Dalam Islam ada persaudaraan sesama muslim, akan tampak jelas jika berada dibulan Ramadhan, Orang memberikan tajil perbukaan puasa gratis. Sholat bersama di masjid, memberi ilmu islam dan banyak ilmu Islam di setiap ceramah dan diskusi keagamaan yang dilaksanakan di Masjid.
5.   Tahu Bahwa Ibadah Memiliki Tujuan — Tujuan puasa adalah melatih diri kita agar dapat menghindari dosa-dosa di hari yang lain di luar bulan Ramadhan. Kalau tujuan tercapai maka puasa berhasil. Tapi jika tujuannya gagal maka puasa tidak ada arti apa-apa. Jadi kita terbiasa berorientasi kepada tujuan dalam melakukan segala macam amal ibadah.
6.   Tiap Kegiatan Mulia Merupakan Ibadah — Setiap langkah kaki menuju masjid ibadah, menolong orang ibadah, berbuat adil pada manusia ibadah, tersenyum pada saudara ibadah, membuang duri di jalan ibadah, sampai tidurnya orang puasa ibadah, sehingga segala sesuatu dapat dijadikan ibadah. Sehingga kita terbiasa hidup dalam ibadah. Artinya semua dapat bernilai ibadah.
7.   Berhati-hati Dalam Berbuat — Puasa Ramadhan akan sempurna dan tidak sia-sia apabila selain menahan lapar dan haus juga kita menghindari keharaman mata, telinga, perkataan dan perbuatan. atihan ini menimbulkan kemajuan positif bagi kita jika diluar bulan Ramadhan kita juga dapat menghindari hal-hal yang dapat menimbulkan dosa seperti bergunjing, berkata kotor, berbohong, memandang yang dapat menimbulkan dosa, dan lain sebagainya.
8.   Berlatih Lebih Tabah — Dalam Puasa di bulan Ramadhan kita dibiasakan menahan yang tidak baik dilakukan. Misalnya marah-marah, berburuk sangka, dan dianjurkan sifat Sabar atas segala perbuatan orang lain kepada kita. Misalkan ada orang yang menggunjingkan kita, atau mungkin meruncing pada Fitnah, tetapi kita tetap Sabar karena kita dalam keadaan Puasa.
9.   Melatih Hidup Sederhana — Ketika waktu berbuka puasa tiba, saat minum dan makan sedikit saja kita telah merasakan nikmatnya makanan yang sedikit tersebut, pikiran kita untuk makan banyak dan bermacam-macam sebetulnya hanya hawa nafsu saja.
10. Melatih Untuk Bersyukur — Dengan memakan hanya ada saat berbuka, kita menjadi lebih mensykuri nikmat yang kita miliki saat tidak berpuasa. Sehingga kita dapat menjadi pribadi yang lebih mensyukuri nikmat Allah SWT.


Demikianlah hikmah dalam melaksanakan ibadah puasa Ramadhan, semoga bermanfaat bagi kita semua umat muslim.



Rabu, 29 April 2020

Catatan Tentang Negara Hukum dan HAM

Catatan Tentang Negara Hukum dan HAM


Negara hukum dan HAM tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Argumentasi hukum yang dapat diajukan tentang hal ini, ditujukan dengan ciri negara hukum itu sendiri, bahwa salah satu diantaranya adlah perlindungan terhadap hak asasi manusia. Dalam negara hukum, hak asasi manusia terlindungi. Jika dalam suatu negara hak asasi manusia tidak dilindungi, negara tersebut bukan negara hukum.

Istilah Negara Hukum baru dikenal pada abad XIX tetapi konsep Negara Hukum telah lama ada dan berkembang sesuai dengan tuntuntan keadaan. Pemerintahan berdasarkan hukum adalah suatu prinsip dimana menyatakan bahwa hukum adalah otoritas tertinggi dan bahwa semua warga negara tunduk kepada hukum dan berhak atas perliindungannya. Secara sederhana supremasi hukum bisa dikatakan bahwa kekuasaan pihak yang kuat diganti dengan kekuasaan berdasarkan keadilan dan rasional.

HAM merupakan hak-hak yang dimiliki manusia sejak ia lahir yang berlaku seumur hidup dan tidak dapat diganggu gugat oleh siapapun. HAM dilandasi dengan sebuah kebebasan setiap individu dalam menentukan jalan hidupnya namun HAM juga tidak terlepas dari kontrol bentuk norma-norma yang ada.




Senin, 27 April 2020

Kajian IKN-Kewarganegaraan Multidimensi

Kajian IKN-Kewarganegaraan Multidimensi

Implementasi paradigma baru Pendidikan Kewarganegaraan merupakan sebuah keharusan dalam menyiapkan warganegara yang baik memiliki visi nasional dan global sebagai warga negara yang multidimensional. Multidimensional adalah situasi yang dialami oleh suatu bangsa dimana terjadi berbagai pertentangan baik besar maupun kecil dalam bidang politik, sosial, ekonomi dan juga etika moral. Konseptualisasi warga negara multidimensional mencakup empat dimensi, yaitu: personal, sosial, temporal dan spatial, yang secara keseluruhan akan melengkapi konsep dan paradigma baru pendidikan kewarganegaraan. Dimensi pribadi dari kewarganegaraan multidimensi membutuhkan pengembangan satu kapasitas pribadi dan komitmen untuk etika warga negara yang dikarakteristikkan oleh kebiasaan pikiran, perasaan dan tindakan secara individu dan sosial. 
Sebagai warga negara, setiap individu harus meningkatikan: kapasitas untuk berpikir secara kritis dan sistematis, pemahaman dan kepekaan terhadap masalah-masalah perbedaan-perbedaan budaya, pilihan terhadap pemecahan dan penyelesaian masalah yang bertanggung jawab, kooperatif dan tanpa kekerasan, dan keinginan untuk melindungi lingkungan, membela HAM, dan ikut serta dalam kehidupan masyarakat.

Rabu, 22 April 2020

Semoga Lekas Pulih Bumiku

Semoga Lekas Pulih Bumiku


“Bumi adalah satu-satunya sesuatu yang kita miliki secara bersama, mari kita jaga bersama!”

Seluruh dunia memperingati hari bumi pada 22 April, namun ada nuansa yang berbeda pada peringatan hari bumi di tahun 2020 ini. Bukan karena pemanasan global dan penumpukkan sampah, atau akibat kerusakan pemanasan global, tetapi hal itu disebabkan pandemi virus yang melanda di berbagai negara virus corona.

Meskipun demikian, bukan berarti kita tidak dapat melakukan aktivitas untuk memperingatinya. Di tengah pembatasan sosial dan kegiatan yang dilakukan bersama yang menimbulkan kerumunan, kita tetap bisa menunjukkan wujud cinta kita terhadap bumi kita ini dari rumah saja. Dengan berbagai akivitas yang positif, menjaga kesehatan, menjaga kondisi lingkungan dengan lakukan pola hidup bersih, dan memperbanyak mengonsumsi sayuran. mengurangi penggunaan plastik dan daur ulang sampah plastik yang ada disekitar lingkungan tempat tinggal kita juga merupakan salah satu pilihan dalam memperingati hari bumi ini.

Semoga lekas pulih bumiku, sebagai penghuni bumi ini mari kita jaga bersama bumi ini, dengan kebersamaan dari rumah masing-masing mari kita pulihkan kembali bumi ini dari situasi yang pandemi, agar virus segera pergi dan berganti menjadi sebuah kebersamaan dan kesadaran akan pelestarian bumi tercinta ini. Bumi adalah sesuatu yang kita miliki scaa bersama.






Selasa, 21 April 2020

Aliran Darah Juang Kartini Mengalir hingga Kini

Aliran Darah Juang Kartini Mengalir hingga Kini


“ Tiada awan di langit yang tetap selamanya, tiada mungkin akan terus-menerus terang cuaca, sehabis malam gelap gulita lahir pagi membawa keindahan. “

Bergaung ungkapan selamat pada Kartini sang dewi yang menggetarkan seluruh negeri. Nama harumnya nan kian melekat pada jiwa tiap insan wanita untuk bisa meneladaninya menjadi seorang putri Indonesia yang sejati, yang mulia, yang luhur cita-citanya dan perjuanganya, untuk bangsa kita, negara kita, negara kesatuan Republik Indonesia.

Setiap kata dan mata terbuka dalam indra pendengaran telinganya bagi sang pahlawan pejuang bangsa, kau tetap ada hingga saat ini, zaman memang sudah berubah namun semagat haruslah detap bertambah, kegigihanmu, kegairahanmu, dan semangatmu untuk ilmu mengaril pada darah para wanita yang hidup di masa ini, dan akan terus mengalir tinggi dalam bentangan sayap yang deras akan mimpi dan cita-citanya untuk sukses. Selalu berkarya dan cinta diri,keluarga, bangsa, dan negara kita. Warga negara yang baik adalah warga negara yang bangga akan tanah air tercintanya ini.

Jadilah warga negara yang baik dengan menjadi bagian dari para putra-putri bangsa yang menempa jiwa dan raganya, mengasah samudra pengetahuannya, dan mempertebal keyakinannya dalam memahami makna dari pancasila sebagai ideologi bangsa dan kewarganegaraan dalam tinjauan pendidikan. Bersatu untuk maju dan meraih impian dan cita-citamu, selamat berjuang!




Kamis, 23 Januari 2020

Tanya Jawab Seputar Pendidikan Kewarganegaraan

Tanya Jawab Seputar Pendidikan Kewarganegaraan



1.    Cara mensosialisasikan Pendidikan Kewarganegaraan agar tujuan Pendidikan Kewarganegaraan dapat berhasil.
Pendidikan Kewarganegaraan pada umumnya memiliki tujuan utama untuk menghasilkan atau membentuk warga Negara yang baik., selain itu juga untuk mewujudkan rasa nasionalisme dan patriotisme untuk bangsanya. Agar tujuan pendidikan kewarganegaraan dapat berhasil, maka diperlukan sosialisasi hasil kajian esensi pendidikan kewarganegaraan dan sosialisasi bagaimana pembelajarannya agar mampu memperkuat revitalisasi nasionalisme suatu bangsa menuju character and nation building sebagai tumpuan harapan pendidikan masa depan. Mensosialisasikannya salah satunya dengan cara mewajibkan anak-anak untuk mengikuti pendidikan dasar yang didalamnya juga terdapat pendidikan kewarganegaraan, juga pendidikan formal maupun informal harus menggunakan proses belajarnya menyenangkan, mengasyikkan, sekaligus mencerdaskan. Selain itu juga dengan menyempurnakan kurikulum inti pendidikan kewarganegaraan.
.
2.    Alasan pentingnya pendidikan Kewarganegaraan bagi suatu negara/bangsa.
Pertama, materi pendidikan kewarganegaraan mengajarkan siswa untuk mengenal aturan dasar kewarganegaraan. Hal ini khususnya terkait hak dan kewajiban mereka sebagai warga Negara. Kedua, pendidikan kewarganegaraan merupakan salah satu media untuk mengajarkan kehidupan politik kepada siswa, tanpa harus terlibat langsung dalam kegiatan politik praktis. Ketiga, dapat mendidik siswa untuk lebih memiliki toleransi dan tenggang rasa terhadap sesame manusia yang berada dalam satu Negara yang sama. Keempat, pendidikan kewarganegaraan memberikan pengetahuan pada siswa tentang peraturan Negara yang mengikat agar para siswa bias hidup dalam aturan hokum yang berlaku. Dan yang terakhir, sebagai sarana untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air pada siswa. Dengan demikian, diharpkan rasa nasionalisme dapat ditumbuhkan melalui pelajaran ini. (Lemhannas.Pendidikan Kewarganegaraan.2005)

3.    Evaluasi silabus pendidikan Kewarganegaraan yang terbaru.
Silabus pendidikan Kewrganegaraan untuk perguruan tinggi menurut saya bagus, walau masih perlu untuk ditambah dengan materi yang dapat meningkatkan kualitas wawasan mahasiswa mengenai kepentingan publik dan kewarganegaraan serta mengerti problematika  bangsa dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara di era global, sehingga para mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan mampu memberikan kontribusi solusi pemecahan masalah, bukan menjadi bagian dari problem itu sendiri. Karena sejauh ini sebagian mahasiswa malah menjadi masalah, seperti tindakan tawuran dan kekerasan serta demokrasi yang anarkis.

4.    Mengenai pelaksanaan hak dan kewajiban warganegara serta pemerintah yang sesuai dengan pasal-pasal UUD 1945.
Sejauh ini pemerintah belum menjamin terlaksana beberapa hak dan kewajiban warganegara sehingga masyarakat belum dapat melaksanakan beberapa hak dan kewajibannya, seperti memperoleh bantuan hokum yang sekarang ini hanya bagi masyarakat yang berduit. Contoh lainnya masyarakat belum mendapat kehidupan, dan pekerjaan yang layak karena pemerintah belum menyediakan kesejahteraan warganya. Sedangkan dalam warganegaranya, masyarakat kecil belum melaksanakan kewajiban mengikuti pendidikan dasar. Padahal, pemerintah sudah menyediakan sekolah gratis.

5.    Solusi agar terjadi hubungan yang sehat antara pemerintah pusat dan daerah.
Pertama, melakukan prinsip sharing of power (berbagi kewenangan), dalam arti bahwa pemerintah pusat, selain memiliki kewenangan pokok, juga memiliki kewenangan- kewenangan sektoral yang dikelola secara bersama-sama dengan pemerintah daerah. Dengan demikian, sejatinya, kewenangan yang dimiliki oleh daerah tidak lain adalah kewenangan- kewenangan sektoral yang telah didesentralisasikan oleh pemerintah pusat. Kedua, melakukan rekonstruksi konsep desentralisasi dan otonomi daerah. Ketiga, memperbaiki agenda reformasi yang lebih berorientasi pada peningkatan kapasitas negara. Dan yang terakhir, dilakukannya perubahan pola interaksi state-society agar tidak terjadi perebutan keputusan antara pemerintah pusat dan daerah, sehingga semakin berperannya elite masyarakat (societal actors) dalam proses pengambilan keputusan dan dalam pelaksanaan kebijakan.

6.    Pentingnya pendidikan HAM bagi warga Negara Indonesia dalam mewujudkan Indonesia baru.
Pendidikan HAM penting untuk diupayakan. Menurut Asmar Oemar Saleh (Mantan Deputi HAM, Meneg HAM RI) ,pendidikan HAM memiliki dimensi strategis dalam memajukan, melindungi, menegakkan dan menghormati HAM. Pendidikan HAM bukan saja merupakan ikhtiar untuk menyebarluaskan pemahaman dan wawasan HAM kepada seluruh masyarakat secara holistic, tetapi juga penciptaan agar HAM menjadi bagian integral dalam kehidupan masyarakat. Pendidikan HAM juga merupakan refleksi dari usaha melindungi HAM. Perlindungan terhadap HAM ini kini bahkan menjadi tuntutan dan harapan seluruh masyarakat di satu sisi dan di sisi lain menjadi kewajiban Negara.  Sehingga bila perkembangannya berhasil, dalam jangka panjang berdampak positif dan konstruktif bagi kehidupan manusia yang lebih beradab, demokratis dan menjunjung tinggi nilai-nilai HAM untuk mewujudkan Indonesia baru, tanpa adanya pelanggaran HAM kembali.

7.    Pendidikan Kewarganegaraan yang ideal bagi Indonesia agar tujuan  Pendidikan Kewarganegaraan berhasil, dan contoh parameter keberhasilannya.
Pendidikan Kewarganegaraan yang ideal yaitu sesuai dengan jati diri bangsa Indonesia dan ideology pancasila, dalam proses pembelajarannya juga menyangkut kondisi dan problematika bangsa sehingga siswa dapat memecahkan masalah bangsa ini. Dalam keberhasilannya, di kehidupan bangsa tidak ada lagi masalah seperti kasus korupsi, terciptanya keadilan hokum, pemerintah kembali ke rakyat, dan rakyat lebih demokratis dan ikut campur dalam pemerintahan, tidak lagi golput.

8.     Cara mencegah disintegrasi bangsa, karena adanya aspirasi kedaerahan yang menguat dan adanya gerakan New Etnisitas.
Diperlukan suatu upaya pembinaan yang efektif dan berhasil, diperlukan pula tatanan, perangkat dan kebijakan yang tepat guna memperkukuh integrasi nasional antara lain :
a.       Membangun dan menghidupkan terus komitmen, kesadaran dan kehendak untuk bersatu.
b.      Menciptakan kondisi dan membiasakan diri untuk selalu membangun konsensus.
c.       Membangun kelembagaan (pranata) yang berakarkan nilai dan norma (nilai-nilai Pancasila) yang menyuburkan persatuan dan kesatuan bangsa.
d.      Merumuskan kebijakan dan regulasi yang konkret, tegas dan tepat dalam aspek kehidupan dan pembangunan bangsa yang mencerminkan keadilan bagi semua pihak, semua wilayah.
e.       Upaya bersama dan pembinaan integrasi nasional memerlukan kepemimpinan yang arif dan bijaksana, serta efektif.

9.    Akar permasalahan terorisme Indonesia
Aksi terorisme di tanah air tidak serta merta dilakukan karena motivasi ideology, negara islam Indoensia, atau balas dendam, tetapi yang juga akar terorisme yang bersumberdari kemiskinan, ketidak adilan. Bila terorisme negara dilakukan dengan mengontrol organisasi masyarakat sipil, maka terorisme sekarang dilakukan dengan meningkatnya kebebasan masyarakat sipil berorganisasi. Bila terorisme Negara melahirkan ketidak adilan dan kemiskikan, maka terorisme sekarang lahir atau berakar dari ketidakadilan dan kemiskinan.

10.          Solusi permasalahan terorisme di Indonesia.
-         Melalui strategi supremasi hukum, upaya penegakan hukum dalam memerangi terorisme dilakukan sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Tidak pandang bulu dan tidak mengarah pada penciptaan citra negatif pada kelompok/komunitas tertentu.
-         Prinsip indepedensi juga di laksanakan untuk menegakkan ketertiban dan melindungi masyarakat dari pengaruh tekanan negara asing atau kelompok tertentu.
-         Melakukan koordinasi antara instansi terkait dengan komunitas intelejen dalam penyaluran informasi dan analisa serta partisipasi aktif dari komponen masyarakat.
-         Strategi demokrasi di terapkan dengan memberikan peluang kepada masyarakat sebagai saluran aspirasinya dalam meredam potensi gejolak radikalisme dan terorieme.
-         Melakukan pendekatan terhadap tokoh masyarakat serta memberikan kefahaman dan membentuk pola fikir yang benar.
-         Masyarakat diberi andil untuk ikut serta dalam usaha-usaha menaggulangi terorisme.

11.          Manajemen Konflik.
Manajemen konflik merupakan langkah-langkah yang diambil para pelaku atau pihak ketiga dalam rangka mengarahkan perselisihan kea rah hasil tertentu yang mungkin atau tidak mungkin menghasilkan suatu akhir berupa penyelesaian konflik dan mungkin atau tidak mungkin menghasilkan ketenangan, hal positif, kreatif, bermufakat atau agresif. Manajemen konflik dapat melibatkan bantuan diri sendiri, kerjasama dalam memecahkan masalah (dengan atau tanpa memakai bantuan pihak ketiga) atau pengambilan keputusan oleh pihak ketiga. Suatu pendekatan yang berorientasi pada proses manajemen konflik menunjuk pada pola komunikasi para pelaku dan bagaimana mereka mempengaruhi kepentingan dan penafsiran.

12.          Akar permasalahan terjadinya konflik.
Banyak akar permasalahan terjadinya konflik, salah satunya seperti contoh diatas yaitu karena unsur SARA. Menurut Sigit Dwi Kusrahmadi, M.Si (dalam artikel Pandangan teori konflik terdapat masyarakat majemuk), konflik sosial dapat bersumber dari pertentangan atau pertikaian antar pribadi, mulai  dari  konflik  kelas  sampai  tingkat  nasional.  Dalam  kondisi  konflik  kelompok kepentingan akan saling bersaing dan bertikai untuk memenangkan kelompoknya.  Konflik sebagai  gejala  sosial  yang  melekat  pada  masyarakat  bersumber  dari  permasalahan-permasalahan  yang  ada  dalam  masyarakat  itu  sendiri.  Perubahan  sosial  yang  timbul dalam masyarakat karena dalam masyarakat ada unsur-unsur yang saling bertentangan. Kontradiksi  ini  bersumber    dalam  kenyataan  bahwa  dalam  masyarakat  mengenal pembagian  kekuasaan  yang  tidak  merata,  sehingga  terjadi  penindasan  sebagai  benih konflik. Terjadinya konflik sebagai hal wajar, namun memiliki sisi positif  karena konflik dapat mendorong terjadinya perubahn sosial dalam masyarakat yang maju.

13.          Solusi untuk mengatasi konflik
Menurut Sigit Dwi Kusrahmadi, M.Si (dalam artikel yang berjudul Pandangan teori konflik terdapat masyarakat majemuk) ,dalam  usaha  mengatasi  konflik  diperlukan  acuan  budaya  nasional  yang  dapat diterima  oleh  seluruh  masyarakat  majemuk    dengan  mengedepankan    nilai-nilai demokratisasi, eqalitarian, keadilan, dan kebebasan dalam mengembangkan agama dan budaya. Dalam menyelesaikan konflik dperlukan resousi konflik  yang harus memahami akar  permasalahan;  baik  ekonomi,  politik,  sosial,  budaya,  agama  dan  hubungan  antar setiap elemen bangsa. Setiap elemen bangsa juga harus mengembangkan  kearifan lokal dan keunggulan masyarakat majemuk  dalam koridor negara  Integralistik agar terwujud masyarakat Sipil atau Civil Society.

14.          Cara mengatasi masalah pulau-pulau di perbatasan
Penjagaan wilayah perbatasan dapat melalui orientasi pembangunan kawasan perbatasan yang integratif dan berkesinambungan. Artinya segenap komponen bangsa memiliki peran dan tanggungjawab yang sama, baik pemerintah, swasta maupun masyarakat dalam memajukan kawasan perbatasan. Integrasi perencanaan,regulasi, kelembagaan dan pembiayaan pembangunan harus berjalan sinergis yang melibatkan pemerintah, dunia usaha dan masyarakat. Untuk pemerintah sendiri, ada dua hal yang harus dilakukan dalam menangani masalah perbatasan. Kedua hal itu adalah memberi anggaran khusus untuk warga negara di perbatasan dan menambah pos-pos penjagaan di daerah perbatasan.

15.          Cara meningkatkan nasionalisme Indonesia agar tidak terjadi Libanonisasi atau Balkanisasi dan NKRI tinggal nama saja.
Salah satu upaya agar tidak terjadi libanonisasi, yaitu menumbuhkan rasa cinta perbedaan budaya dan memupuk sikap toleransi bagi masyarakat. Dan beberapa cara untuk meningkatkan rasa nasionalisme, menumbuhkan semangat rela berkorban dan gotong royong ddi masyarakat, lebih mencintai produk dalam negeri, menanamkan dan mengamalkan nilai pancasila dengan sebaik-baiknya, menanamkan dan melaksanakan ajaran agama dengan sebaik-baiknya, mewujudkan supremasi hokum, menerapkan dan menegakkan hokum dalam arti sebenarnya dan seadilnya, serta masyarakat harus selektif terhadap pengaruh globalisasi diberbagai bidang, bidang ideology, politik, ekonomi, sosial budaya bangsa.

16.          Implementasi Wawasan Nusantara agar Negara kesatuan RI tetap utuh di masa globalisasi.
Setiap warga Negara haruslah memiliki semangat perjuangan bangsa dalam bentuk perjuangan non fisik yang disertai keuletan dan ketangguhan tanpa kenal menyerah dan mampu mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi tantangan berbagai bidang ,serta sadar dan peduli akan pengaruh yang timbul pada aspek ipoleksosbudhankam sehingga setiap warga negara dapat mengeliminir pengaruh buruk pada aspek tersebut.

17.          Paham kekuasaan Machiavelli ditinjau dari falsafah dan ideology Pancasila.
Menurut Machiavelli, sebuah negara akan bertahan apabila menerapkan dalil-dalil berikut: pertama, segala cara dihalalkan dalam merebut dan mempertahankan kekuasaan; kedua, untuk menjaga kekuasaan rezim, politik adu domba (divide et impera) adalah sah; dan ketiga, dalam dunia yang kuat pasti dapat bertahan dan menang.
Pernyataan tersebut bertentangan dalam wawasan nusantara teori geopolitik yang menyatakan Indonesia mempunyai falsafah dan ideologi Pancasila menganut paham perang dan damai dalam sebuah ungkapan ‘Bangsa Indonesia cinta damai, akan tetapi lebih cinta kemerdekaan. Jelas, Indonesia tidak mengembangkan ajaran kekuasaan serta adu kekuatan karena mengandung ekspansionisme dan persengketaan.

18.          Pendidikan multicultural yang bisa menghasilkan integrasi nasional dan merendam konflik.
Istilah pendidikan multikultural secara sederhana adalah pendidikan tentang  keragaman  kebudayaan  dalam  merespon  perubahan  demografis  dan  kultural lingkungan bahkan dunia  secara keseluruhan. Pendidikan  multikultural  adalah    proses penanaman  cara  hidup  untuk    menghormati  secara  tulus,  dan  toleran  dalam keberagaman  budaya  yang  hidup  di  tengah-tengah  masyarakat  majemuk.  Dengan diberikannya pendidikan multikultural diharapkan adanya   kelenturan mental bangsa dalam  menghadapi  konflik-konflik  yang  berbau  suku  antar  golongan  ras  dan  agama (SARA),  sehingga persatuan bangsa tidak mudah retak dan terjadi disintegrasi bangsa

19.          Cara mempertahankan Ketahanan Ipoleksosbud Hankam dan bangsa Indonesia tetap survive.
Dalam ketahanan Ipoleksosbud Hankam, melalui ketahanan dalam aspek Ideologi dan ketahanan dalam aspek ekonomi Indonesia bisa tetap survive. Pancasila sebagai ideologi terbuka perlu terus direlevansikan dan diaktualisasikan nilai instrumentalnya agar tetap mampu membimbing dan mengarahkan kehidupan dalam bermasyarakat,berbangsa dan bernegara. Pendidikan Moral Pancasila ditanamkan pada diri anak didik dengan cara mengintegrasikannya kedalam mata pelajaran pkn atau lainnya. Dalam pembangunan ekonomi yang merupakan usaha bersama atas dasar asas kekeluargaan dibawah pengawasan anggota masyarakat,memotivasi dan mendorong peran serta masyarakat secara aktif.

20.          Belum lama ini BBM naik, Tarif Dasar Listrik juga akan dinaikkan, sumbangan pemikiran yang konkrit agar bangsa Indonesia bisa makmur sebagaimana tujuan Negara yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945.
Dalam pembukaan UUD, salah satu tujuan bangsa Indonesia adalah mensejahterakan rakyat. Seharusnya pemerintah menyediakan keringanan untuk kebutuhan rakyatnya, seperti subsidi BBM dan peringanan tariff listrik bagi yang kurang mampu. Dalam pemberian subsidi BBM, pemerintah juga harus melakukan pendataan agar lebih tepat sasaran konsumen BBM yang ber subsidi benar-benar masyarakat yang kurang mampu. Sehingga kesejahteraan rakyat dapat digapai.

21.          Nilai budaya yang bagaimana agar bangsa Indonesia bisa maju.
Indonesia memiliki berbagai macam budaya, yang seharusnya bila dirawat dan dilestarikan dan dipadukan dengan perkembangan jaman akan memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa ini. Aset budaya yang tidak dijumpai di negara lain ini, bisa menjadi ciri khas bagi Indonesia dan dapat memberikan sumbangan besar majunya bangsa ini lewat kelestarian budaya. Tinggal bagaimana pemerintah mengelola dan melakukan kebijakan, serta kita sebagai pemilik asset budaya tersebut menunjukkan kepada dunia Internasional. Sehingga bangsa ini menjadi pesaing utama bagi Negara sosial budaya lain.

22.          Tentang Sosial Engineering dalam perubahan sosial agar masyarakat Indonesia dapat menyesuaikan dengan kemajuan jaman.
Rekayasa sosial atau “sosial engineering” adalah campur tangan sebuah gerakan ilmiah dari visi ideal tertentu yang ditujukan untuk mempengaruhi perubahan sosial, dengan kata lain perubahan sosial yang direkayasa sedemikian mungkin. Dalam konteks ini, perubahan sosial yang diinginkan adalah dari masyarakat pertanian menuju masyarakat industri. Sosial Engineering menjadikan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai alat perubahan. Sasaran perubahan, yaitu masyarakat pertanian direncanakan dengan suatu metodologi strategi perubahan agar menjadi desain akhir menuju masyarakat yang lebih baik lagi, yaitu masyarakat industri. Perubahan sosial yang terencana ini, jika dilakukan dengan baik akan menimbulkan dampak postif bagi bangsa Indonesia, antara lain dapat merubah perilaku individual masyarakat, merubah set sosial yang sesuai dengan kemajuan jaman. 

23.          Realisasi GBHN Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Dalam perwujudan pembangunan nasional, garis besar halauan Negara (GBHN) milik presiden belum terealisasikan dengan baik , sebab banyak pembangunan yang malah menjadi kasus baru KKN. Sekarang ini GBHN sudah ditinggalkan dan masyarakat ingin kembali ke GBHN. Menurut wakil Ketua MPR, Lukman Hakim Saefuddin, istilah GBHN cuma penamaan. Kini, pemerintah memakai istilah Rencana Pembangunan Jangka Panjang atau Menengah yang pada hakikatnya sama dengan GBHN. Sejak amandemen konstitusi dilakukan, sistem juga ikut berubah. Sekarang, mandat ada pada presiden, dan visi misi presiden jadi bahan dasar garis besar haluan negara.

24.          Cara mengatasi KKN di Indonesia yang telah menggurita.
Permasalahan KKN di Indonesia semakin banyak dan sulit dipecahkan. Adanya permasalahan moral bangsa ini mengindikasikan bahwa pendidikan kewarganegaraan belum mencapai tujuannya, yaitu menghasilkan warga Negara yang baik. Untuk itu salah satu upaya dalam memberantas KKN jangka panjang adalah menyiapkan warganegara yang baik, bermoral mulia melalui pendidikan kewarganegaraan yang ideal. Untuk jangka pendeknya, pemerintah seharusnya menyiapkan kesejahteraan para wakil rakyat dan juga rakyatnya, dan melakukan pengawasan. Serta pihak-pihak atau lembaga pemerintah yang bertugas memberantas korupsi membentuk integritas nasional yang dilandasi niat juga tekad untuk memberantas korupsi.

25.          Solusi permasalahan sosial (penyalahgunaan Narkoba)
Permasalahan sosial di Indonesia salah satunya adalah masalah Narkoba. Dewasa ini penyalahgunaan narkoba semakin marak, bahkan artis juga ikut terlibat. Narkoba yang sebenarnya termasuk perobat-obatan kedokteran yang penggunaanya harus sesuai kedokteran, seringkali disalahgunakan. Latarbelakangnya karena adanya permasalahan, sehingga harus menenangkan dengan mengkonsumsi obat terlarang tersebut. Upaya untuk menanggulangi permasalahan tersebut diantaranya melalui sosialisasi tentang bahaya penggunaan narkoba, memberlakukan UU tentang narkoba, menghentikan peredaran narkoba secara bebas, dan menyediakan tempat rehabilitasi bagi mantan pengguna narkoba. Pelayan tempat rehabilitasi menggunakan pendekatan multidisipliner, bersifat kuratif, rehabilitative, promotif dalam bentuk bimbingan pengetahuan dasar, pendidikan fisik, mental, sosial, resosialisasi sertapelatihan keterampilan agar mantan pengguna narkoba mampu mandiri dan berperan aktif dalam bermasyarakat




Selasa, 11 Desember 2018

Bangun Motivasi Mahasiswa dalam Giat Sambut Mahasiswa Baru

Bangun Motivasi Mahasiswa dalam Giat Sambut Mahasiswa Baru

Moment kebersamaan yang tak terlupakan, merupakan bagian dari rangkaian wajib bagi setiap mahasiswa baru di STKP PGRI Nganjuk, Himpunan mahasiswa ProgramStudi PPKN STKP PGRI Nganjuk dalam hal ini turut serta menghadirkan kegiatan bertajuk penyambutan yang diberi nama  Sambut Mahasiswa Baru 2018 dengan tujuan membangun kebersamaan, kesatuan dan persatuan, serta motivasi untuk aktif dalam kegiatan akademik maupun non akademik yang ada di perguruan tinggi. dalam pelaksanaannya seluruh peserta mengikuti dengan antusias dan rasa bahagia. Pemaparan, pengenalan, dan sekilas tentang program studi disampaikan dalam tayangan slide, video, dan game perkenalan membuat acara makin menyenangkan.
Semoga jalinan silaturahmi dan ikatan tali persaudaraan yang dibangun dengan apik akan semakin kuat sehingga menjadikan seluruh mahasiswa memiliki motivasi untuk menjadi mahasiswa hebat, dan sarjana yang bermartabat.... Salam.. PPKN keren.. luar biasa.


Senin, 10 Juli 2017

Sukseskan UAS Semester Genap 2017, Raih Prestasi dengan Langkah Pasti!

Sukseskan UAS Semester Genap 2017, Raih Prestasi dengan Langkah Pasti!



Sahabat Mahasiswa.. jangan lupa ya.. minggu depan tepatnya Senin, 17 Juli 2017 akan ada Ujian Akhir Semester  Genap 2016/2017 di Kampus tercinta kita STKIP PGRI Nganjuk...
bagi yang belum menyiapkan diri segera persiapan.. baca-baca materi rangkuman dan tips sukses belajar dan berdoa sebelum ujian..  dan untuk sahabat yang belum memenuhi kewajiban administrasinya segera dipenuhi minggu ini kawan sampai kesiapan kita sebagai peserta UAS benar-benar sah dan dapat dipertanggungjawabkan.. buat sahabat mahasiswa Prodi PPKN Khususnya dan Seluruh Mahasiswa STKIP PGRI Nganjuk umumnya.. " SEMANGAT... SUKSES.. DAN BERMANFAAT.., MARI KITA SUKSESKAN UAS SEMESTER GENAP 2017 INI DAN MERAIH PRESTASI DENGAN LANGKAH PASTI!!... AMINNNN..

Selasa, 20 Juni 2017

Sosialisasi Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

Sosialisasi Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

Monumen Dr. Soetomo yang terletak di kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk menjadi saksi diselenggarakannya kegiatan sosialisasi 4 pilar kehidupan berbangsa dan bernegara oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKN STKIP PGRI Nganjuk. berkaitan dengan pentingya pengetahuan tentang 4 pilar kehidupan berbangsa dan bernegara ini, berikut ringkasan materinya;
Menyadari pengalaman reformasi tidak menunjukan arah sebagaimana kehendak rakyat, maka timbulah gagasan untuk menggali kembali nilai nilai yang terkandung dalam Pancasila berikut penjabarannya dalam Undang Undang Dasar 1945. sebagaimana yang digagas oleh Taufik Kemmas. disebutnya sebagai 4 pilar kehidupan berbangsa dan bernegara. Empat pilar ini adalah Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Pilar adalah tiang penyangga suatu bangunan agar bisa berdiri secara kokoh. Disebutnya sebagai empat tiang penyangga di tengah ini disebut soko guru yang kualitasnya terjamin sehingga pilar ini akan memberikan rasa aman tenteram dan memberi kenikmatan, yang menjamin terwujudnya kebersamaan dalam hidup bernegara. Rakyat akan merasa aman terlindungi sehingga merasa tenteram dan bahagia. Kemudian  melalui Ketetapan MPR Nomor 27 Tahun 2009 menugaskan MPR untuk mensosialisasikannya. Secara singkat sosialisasi itu meliputi :


I. Pancasila
Diterimanya Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi nasional membawa konsekuensi logis bahwa nilai-nilai pancasila dijadikan landasan pokok, landasan fundamental bagi penyelenggaraan negara Indonesia. Pancasila berisi lima sila yang pada hakikatnya berisi lima nilai dasar yang fundamental. 
Nilai-nilai dasar dari pancasila tersebut adalah nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, Nilai Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, nilai Persatuan Indonesia, nilai Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalan permusyawaratan/perwakilan, dan nilai Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia. Dengan pernyataan secara singkat bahwa nilai dasar Pancasila adalah nilai ketuhanan, nilai kemanusiaan, nilai persatuan, nilai kerakyatan, dan nilai keadilan.
1. Makna Nilai dalam Pancasila
a) Nilai Ketuhanan
Nilai ketuhanan Yang Maha Esa Mengandung arti adanya pengakuan dan keyakinan bangsa terhadap adanya Tuhan sebagai pancipta alam semesta. Dengan nilai ini menyatakan bangsa Indonesia merupakan bangsa yang religius bukan bangsa yang ateis. Nilai ketuhanan juga memilik arti adanya pengakuan akan kebebasan untuk memeluk agama, menghormati kemerdekaan beragama, tidak ada paksaan serta tidak berlaku diskriminatif antarumat beragama.
b) Nilai Kemanusiaan
Nilai kemanusiaan yang adil dan beradab mengandung arti kesadaran sikap dan perilaku sesuai dengan nilai-nilai moral dalam hidup bersama atas dasar tuntutan hati nurani dengan memperlakukan sesuatu hal sebagaimana mestinya.
c) Nilai Persatuan
Nilai persatuan Indonesia mengandung makna usaha ke arah bersatu dalam kebulatan rakyat untuk membina rasa nasionalisme dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Persatuan Indonesia sekaligus mengakui dan menghargai sepenuhnya terhadap keanekaragaman yang dimiliki bangsa Indonesia
d) Nilai Kerakyatan
Nilai kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan mengandung makna suatu pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat dengan cara musyawarah mufakat melalui lembaga-lembaga perwakilan.
e) Nilai Keadilan
Nilai Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia mengandung makna sebagai dasar sekaligus tujuan, yaitu tercapainya masyarakat Indonesia Yang Adil dan Makmur secara lahiriah atauun batiniah. Nilai-nilai dasar itu sifatnya abstrak dan normatif. Karena sifatnya abstrak dan normatif, isinya belum dapat dioperasionalkan. 
Agar dapat bersifat operasional dan eksplisit, perlu dijabarkan ke dalam nilai instrumental. Contoh nilai instrumental tersebut adalah UUD 1945 dan peraturan perundang-undangan lainnya. Sebagai nilai dasar, nilai-nilai tersebut menjadi sumber nilai. Artinya, dengan bersumber pada kelima nilai dasar diatas dapat dibuat dan dijabarkan nilai-nilai instrumental penyelenggaraan negara Indonesia.

II. UUD 45
Dalam UUD 45 disana tertuang Tujuan Negara yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 adalah “Melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia” hal ini merupakan tujuan Negara.Rumusan “Memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa” hal ini merupakan tujuan Negara hokum material, yang secara keseluruhan sebagai tujuan khusus atau nasional.
Adapun tujuan umum atau internasion aladalah “ikut melaksanakan ketertiban Dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial”. Untuk mencapa tujuan tersebut diperlukan aturan-aturan yang kemudian diataur dalam pasal-pasal, maka dalam kehidupan berbangsa dan bernegera semestinya mentaati aturan yang sudah diundang-undangkan.
III. NKRI

Kita tentunya sudah tahu bahwa syarat berdirinya sebuah negara ada empat, yaitu memiliki wilayah, memiliki penduduk, memiliki pemerintahan dan adanya pengakuan dari negara lain. Dan karena memenuhi empat syarat itulah kemudian Negara Indonesia lahir dengan nama Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).NKRI lahir dari pengorbanan jutaan jiwa dan raga para pejuang bangsa yang bertekad mempertahankan keutuhan bangsa. Sebab itu, NKRI adalah prinsip pokok, hukum, dan harga mati.
NKRI hanya dapat dipertahankan apabila pemerintahan adil, tegas, dan berwibawa. Dengan pemerintahan yang adil, tegas, dan berwibawalah masalah dan konflik di Indonesia dapat diselesaikan. “Demi NKRI, apa pun akan kita lakukan. NKRI adalah hal pokok yang harus kita pertahankan.

IV. BHINEKA TUNGGAK IKA

Suatu hari Megawati Soekarnoputri pernah mengemukakan, Pancasila bukan hanya falsafah bangsa, tetapi juga bintang yang mengayomi kehidupan seluruh rakyat. Dan Bhinneka Tunggal Ika adalah perekat semua rakyat dan semua kepulauan yang ada di Indonesia. Bhinneka Tunggal Ika adalah motto atau semboyan Indonesia. Frasa ini berasal dari bahasa Jawa Kuna dan seringkali diterjemahkan dengan kalimat “Berbeda-beda tetapi tetap satu”. Kalimat ini merupakan kutipan dari sebuah kakawin Jawa Kuna yaitu kakawin Sutasoma, karangan Mpu Tantular semasa kerajaan Majapahit sekitar abad ke-14 yang mengajakan toleransi antara umat Hindu Siwa dengan umat Buddha. Kutipan ini berasal dari pupuh 139, bait 5. Bait ini kemudian di terjemahkan ; “Konon Buddha dan Siwa merupakan dua zat yang berbeda. Mereka memang berbeda, tetapi bagaimanakah bisa dikenali ?. Sebab kebenaran Jina (Buddha) dan Siwa adalah tunggal.” Terpecah belahlah itu, tetapi satu jugalah itu. Tidak ada kerancuan dalam kebenaran. Artinya, walapun bangsa Indonesia mempunyai latar belakang yang berbeda baik dari suku, agama, dan bangsa tetapi adalah bangsa Indonesia. Pengukuhan ini telah dideklarasikan semenjak tahun 1928 yang terkenal dengan nama "sumpah pemuda". Sebenarnya memahami 4 pilar sangatlah mudah, hanya persoalannya, untuk menghayati sekaligus mengamalkan yang barang kali masih menunggu generasi berikutnya, sebab nilai nilai itu justru lebih banyak dilanggar oleh penyelenggara negara yang pada gilirannya rakyat ikut-ikutan, seperti dicontohkan setiap hari dalam pemberitaan media.